Rakerprov NPC Sumut: Pemprovsu Tegaskan Komitmen Penyetaraan Pembinaan Olahraga

Dalam dunia olahraga, kesetaraan dalam pembinaan atlet menjadi isu yang sangat penting, terutama bagi atlet disabilitas. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan adanya penyetaraan pembinaan olahraga, termasuk dalam hal fasilitas dan penghargaan bagi para atlet. Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) National Paralympic Committee (NPC) Sumut menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen ini, sekaligus mengevaluasi perkembangan pembinaan yang telah dilakukan.
Komitmen Pemprov Sumut dalam Penyetaraan Pembinaan Olahraga
Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Sumatera Utara, M. Mahfullah Daulay, menegaskan bahwa Pemprovsu berkomitmen penuh untuk menyetarakan pembinaan olahraga, tidak terkecuali bagi atlet disabilitas. Langkah nyata dari komitmen ini terlihat dalam pemberian bonus dan pemenuhan fasilitas sarana olahraga yang memadai. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung semua insan olahraga yang telah berkontribusi untuk mengharumkan nama provinsi dan bangsa di berbagai ajang.
Mahfullah Daulay mengungkapkan hal ini dalam pembukaan Rakerprov NPC Sumut yang digelar di Hotel Fave Medan. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan atlet yang telah dilaksanakan selama tahun 2025 hingga pertengahan 2026. Di sini, dia juga menyampaikan kesediaan untuk mempertimbangkan revisi pengajuan dana hibah tahun 2026 jika ada kebutuhan mendesak untuk mendukung program pembinaan dan operasional NPC Sumut.
Dukungan Bonus dan Fasilitas Latihan
Dukungan dari pemerintah provinsi terlihat jelas dalam pemberian bonus yang setara bagi atlet yang meraih medali emas, perak, dan perunggu di ajang PON dan Peparnas. Bonus ini telah diserahkan langsung oleh Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution. Selain itu, fasilitas yang dibangun pasca PON 2024 di Sumut juga dapat dimanfaatkan secara gratis oleh atlet NPC Sumut untuk latihan sehari-hari.
Dengan potensi yang dimiliki, Sumut siap menjadi tuan rumah Peparnas 2028. Mahfullah menekankan bahwa kesiapan pemerintah daerah dalam hal pendanaan dan fasilitas olahraga sangat penting untuk mencapai tujuan ini. Dia berharap NPC Sumut dapat melahirkan atlet-atlet berbakat yang tidak hanya berprestasi di tingkat provinsi, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.
Evaluasi dan Rekomendasi dalam Rakerprov
Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, menjelaskan bahwa Rakerprov merupakan kegiatan tahunan yang berfungsi untuk mengevaluasi program kerja serta menerima masukan dari peserta NPC di tingkat kabupaten dan kota. Selain itu, Rakerprov ini juga berfungsi sebagai penguatan organisasi, dengan fokus pada peningkatan kapasitas profesional pengurus dan hubungan kerja sama dengan pemerintah daerah.
Alan menambahkan, NPC Sumut sangat menghargai kesetaraan yang telah ditunjukkan oleh Pemprov Sumut, baik dalam hal pemberian bonus maupun penggunaan fasilitas latihan. Pada kesempatan ini, mereka juga mengharapkan dukungan lebih lanjut dari pemerintah, khususnya dalam program pembinaan atlet menjelang event nasional seperti Peparnas 2028.
Dampak Dukungan Pemerintah terhadap Prestasi Atlet
Alan tidak dapat memungkiri bahwa keberhasilan atlet NPC Sumut dalam berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional, sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah. Hal ini mencakup penyediaan dana hibah, pelaksanaan turnamen cabor di daerah, serta pelatihan peningkatan kapasitas SDM pelatih. Dia juga memberikan apresiasi kepada pembinaan cabor yang dilakukan oleh NPC di tingkat kabupaten dan kota, yang telah berhasil melahirkan atlet nasional yang kini berlatih di Pelatnas.
- Atlet NPC Sumut berhasil meraih peringkat lima besar di Peparnas 2024 di Solo.
- Kontingen Sumut terdiri dari sekitar 80 atlet, yang merupakan salah satu kontingen terkecil.
- Pencapaian tersebut menunjukkan efektivitas dalam memetakan skala prioritas pembinaan.
- NPC Sumut telah membina lebih dari 15 cabor baru untuk Peparnas 2028.
- Cabor panjat tebing dan taekwondo menjadi andalan untuk meraih medali.
Alan, yang juga merupakan pelatih di Pelatnas para atletik NPCI, menyatakan bahwa mereka telah melakukan pembinaan sejumlah cabor baru yang diharapkan akan menjadi andalan dalam meraih medali di Peparnas 2028. Di antara cabor tersebut adalah panjat tebing dan taekwondo yang kini masuk dalam daftar prioritas pembinaan.
Kerja Sama untuk Mencapai Tujuan Bersama
Lebih lanjut, Alan mengajak seluruh pengurus NPC di tingkat kabupaten dan kota untuk menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah. Kerjasama ini penting untuk mendukung program-program yang telah disusun, mulai dari pembinaan, penyelenggaraan kejuaraan, hingga penguatan latihan. Dia percaya bahwa kerja sama yang solid akan berdampak besar pada pengembangan atlet dan prestasi yang lebih baik ke depannya.
Ketua NPCI pusat, Herry Isranto, juga memberikan dukungan penuh terhadap program kerja NPC provinsi. Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan NPC untuk melahirkan atlet berprestasi. Herry menyebutkan bahwa dari segi organisasi, administrasi, dan prestasi di event nasional serta internasional, Sumut sudah berada di jalur yang benar. Proses regenerasi atlet pun berjalan dengan baik, memberikan harapan baru untuk masa depan olahraga di provinsi ini.
Peluang Sumut Sebagai Tuan Rumah Peparnas 2028
Herry berharap Sumut dapat menjadi tuan rumah Peparnas 2028 karena semua potensi yang ada mendukung hal tersebut. Dia juga optimis bahwa NPC Sumut bisa mencapai dua besar secara nasional, mengingat banyak atlet potensial yang saat ini sedang berjuang di kejuaraan internasional seperti ASEAN Para Games dan Asian Para Games.
Dia juga menyoroti pentingnya memiliki kawasan sport center khusus bagi atlet disabilitas di masa depan. Hal ini bertujuan agar pola pembinaan bisa lebih terfokus dan berkualitas. Dukungan yang diberikan oleh pemerintah Sumut saat ini dinilai sudah sangat baik, termasuk dalam hal reward bagi atlet berprestasi yang disetarakan dengan atlet binaan KONI Sumut.
Materi dan Kegiatan Rakerprov NPC Sumut
Ketua Panitia Rakerprov NPC Sumut, Supriono, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 16 pengurus NPC dari berbagai kabupaten dan kota. Selama tiga hari pelaksanaan, sejumlah materi penting akan dibahas. Materi tersebut mencakup manajemen keorganisasian, peran stakeholder dalam pendidikan, penguatan organisasi, serta program pembinaan olahraga prestasi dan identifikasi bakat olahraga.
- Materi manajemen organisasi oleh Suliadi.
- Peran stakeholder dalam pendidikan oleh Dr. Rinaldi Aditya, S.Pd., M.Pd.
- Pembekalan penguatan organisasi oleh Drs. Rio Suseno.
- Integrasi program utama NPCI oleh Sulaksono.
- Pembinaan olahraga prestasi oleh Prof. Dr. Suprayitno dan Hardodi Sihombing, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan pembukaan Rakerprov NPC Sumut 2026 juga dimeriahkan oleh penampilan menarik dari atlet para atletik NPC Sumut, Netty Lase, serta penari dari SLB Pembina Medan. Selain itu, pemutaran video dokumenter latihan para atlet NPC Sumut menambah suasana acara menjadi lebih hidup dan inspiratif.


